Cara
Kerja Capsaicin untuk Menghilangkan Nyeri
Prinsipnya cara kerja
terapi panas pada rematik adalah untuk meningkatkan aliran darah ke daerah
sendi yang terserang. Dengan demikian, proses radang dapat di kurangi sehingga
fungsi sendi dapat maksimal (Bangun, 2010).
Efektivitas farmakologis yang paling menonjol dari capsicanoid adalah
sebagai pereda nyeri (analgesik). Kemampuan senyawa aktif ini untuk meredakan
munculnya rasa nyeri sangat bisa diandalkan. Uji laboratorium menunjukkan untuk
membendung aktivitas NSF (Nerve Growth
Regulator) yang memproduksi substansi-P, substansi-P atau neuropeptide-P
adalah produk yang dihasilkan oleh sumber sakit dan dihantarkan oleh sensor
neuron ke otak. Neuropeptide bertugas untuk pembawa pesan penting ke otak,
sehingga seseorang dapat merasakan nyeri di bagian tubuhnya.
Pelepasan
substansi-P akan terjadi pada saat terjadi peradangan (inflamasi) khususnya
pada inflamasi neurogenik atau peradangan otot. Capsaicin
yang mekanisme kerjanya dalam meredakan rasa nyeri adalah melalui interaksi
senyawa capsaicin dengan neuron yang meransang saraf nyeri kemudian masuk ke
dalam membran sel yang memberi sinyal ke otak dan terjadi reaksi eksoterm yang
menyerap pada rasa nyeri, kemudian capsaisin akan mengeluarkan ion kalium pada
titik nyeri sehingga menurunkan rasa nyeri tersebut (Lingga, 2012).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar